InternasionalSospol

UEA dan Israel Perluas Kerja Sama Ekonomi

Wajahriau.com – Normalisasi hubungan UEA dan Israel perluas kerjas sama ekonomi salah satunya ke bidang
perbankan. Bank terbesar Israel, Hapoalim, meneken perjanjian dengan bank terbesar di Dubai pada Senin lalu(14/9) waktu setempat.

Penandatanganan ini dilakukan menjelang pembentukan secara resmi hubungan diplomatik antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).

Israel dan UEA menandatangani nota kesepahaman perbankan dan keuangan pada awal bulan ini. Langkah tersebut membuka jalan bagi kerja sama ekonomi dan bisnis antara
kedua negara, yang telah sepakat menormalkan hubungan diplomatik pada 13 Agustus lalu.

CEO Hapoalim Dov Kotler, memimpin delegasi bisnis Israel ke UEA pekan lalu dan bertemu  para pemimpin bisnis terkemuka di Emirat.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin, perjanjian tersebut akan memungkinkan klien Israel
melakukan transaksi langsung di UEA dan negara lain.

CEO National Bank of Dubai Shayne Nelson mengatakan, perjanjian dengan Hapoalim akan membuka peluang
bisnis dan perdagangan baru bagi para klien.

“Selanjutnya meningkatkan posisi terdepan kami sebagai mitra perbankan terpercaya untuk bisnis di seluruh
wilayah,” terang dia dilansir Times of Israel, Selasa (15/9).

Nota kesepahaman itu bagian dari keterlibatan yang lebih luas antara UEA dan Israel untuk perdamaian, dialog, dan
stabilitas lebih lanjut serta membangun kerja sama untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan.

Delegasi bisnis dan perbankan Israel tiba di Dubai Selasa lalu pada kunjungan pertama sejak pengumuman 13
Agustus tentang normalisasi hubungan antara negara Yahudi dan Uni Emirat Arab.

Setelah bertahun-tahun perdagangan terselubung melebihi 1 miliar dolar AS per tahun menurut beberapa
perkiraan, UEA dan Israel memang sudah sangat ingin mengumumkan hubungan ekonomi mereka. Perdagangan ini
misalnya pada industri perminyakan, berlian, farmasi, dan rintisan teknologi.

UEA, negara yang bergantung pada petrodolar, tertarik memanfaatkan masuknya investasi dan perjalanan Israel,
terutama karena pandemi virus corona yang menyusutkan permintaan minyak dan memperlambat pariwisata.

UEA berharap dapat memikat pengusaha Israel untuk mendirikan toko dan ekspatriat kaya untuk membeli apartemen mewah di pesisir Dubai.

Untuk mengantisipasi pengunjung Israel, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata UEA meminta semua hotel bersiap untuk menawarkan makanan halal bersertifikat.

Israel, UEA, dan Bahrain akan menandatangani perjanjian untuk menjalin hubungan diplomatik pada Selasa di
Gedung Putih, yang menjadi perantara kesepakatan normalisasi.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan mewakili Israel di acara tersebut sedangkan UEA dan Bahrain akan
diwakili pada upacara penandatanganan oleh menteri luar negeri mereka. (Rls)

Baca juga : https://wajahriau.com/per-15-september-harga-emas-naik-ke-level-rp1037-juta-per-gram/

Editor : Fadlil Rahman

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close