BengkalisDaerahIndragiri HuluPelalawanPilkadaRekomendasiRiau

Tiga Daerah Di Riau Berpotensi Manfaatkan ASN Dan Keuangan Daerah Untuk Paslon Kepala Daerah

Wajahriau.com – Sembilan kabupaten/ kota di Riau akan menggelar Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Direktur Forum Rakyat Bicara (Forba), Febri Romadhon menilai tiga daerah yang menggelar Pilkada di Riau berpotensi melakukan kecurangan dengan memanfaatkan Apatur Sipil Negara (ASN) dan keuangan daerah.

Febri mengatakan, tiga daerah itu adalah Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu (Inhu), karena disana terdapat calon dari kerabat kepala daerah petahana.

“Tiga daerah itu potensi kecurangannya besar, terutama terhadap pemanfaatan ASN sebagai mobilisasi massa dan keuangan daerah untuk kampanye” ucap Febri di Pekanbaru kepada Wajahriau.com, Senin (31/08/2020).

Dia melanjutkan, hal – hal seperti itu sering terjadi jika petahana atau kerabat petahana mencalonkan diri pada gelaran Pilkada.

“Sudah banyak contoh ASN yang terlibat politik praktis mendukung salah satu paslon kepala daerah, sekarang saja ada dua ASN di Inhu yang terkena sanksi dari KASN, begitu juga di Bengkalis, ASN yang terlibat sudah diperiksa oleh Bawaslu dan sudah diteruskan ke KASN. Di Pelalawan bahkan salah satu camat diduga juga terlibat mendukung salah satu calon yang merupakan anak bupati petahana” jelasnya.

Febri mengajak masyarakat untuk mengawal proses jalannya Pilkada Serentak yang digelar di 9 kabupaten/ kota di Riau. Dia menyampaikan, masyarakat punya peran penting untuk menciptakan Pilkada yang berintegritas.

“Pengawalan pelaksanaan Pilkada harus dilakukan oleh masyarakat, jangan membiarakan adanya oknum – oknum pejabat daerah yang mencederai demokrasi. Masyarakat punya peran penting dalam melakukan kontrol terhadap aktivitas yang dilakukan oleh negara seperti Pilkada ini. Sehingga dapat menciptakan Pilkada yang berintegritas, terkhususnya di Riau” tegas Febri.

Editor: Fahmi

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close