KesehatanLifeStyle

Tak Baik untuk Kesehatan, Sebaiknya Hindari 3 Kebiasaan Sepele Ini di Pagi Hari

Kebiasaan di pagi hari bisa menentukan mood seseorang sepanjang hari. Jika di awali dengan baik, maka akan baik pula suasana hati sehari penuh. Tapi jika sebaliknya, maka akan sangat mengganggu mood dan produktifitas kita sepanjang hari.

Oleh sebab itu, kebiasaan-kebiasaan buruk di pagi hari wajib untuk kita hindari. Berikut beberapa kebiasaan buruk yang kelihatannya sepele tapi sangat fatal untuk produktifitas kita sepanjang hari!

  1. Men-Snooze Alarm

Kebiasaan men-snooze alarm tidaklah baik untuk tubuh kita. Selain karena membiasakan diri untuk menunda-nunda, kebiasaan snooze bahkan bisa memicu rasa depresi dan masalah kognitif serta metabolisme.

  1. Scrolling Social Media

Membuka social media ketika bangun tidur merupakan hal sangat sering terjadi. Kita seingkali tak pernah ingin ketinggalan dengan apa yang terjadi di social media. Tapi tahukah Anda? Bahwa kebiasaan membuka social media di pagi hari, khususnya ketika baru bangun tidur akan melepas hormon Dopamine yang berlebih di pagi hari?

Pelepasan Hormon Dopamine dalam jumlah yang terlalu banyak di pagi hari bisa memicu seseorang untuk malas melakukan sesuatu yang produktif setelahnya, dan cenderung akan bermalas-malasan sepanjang hari.

  1. Mengkonsumsi Gula

Meminum kopi dan teh sudah menjadi kebiasaan pagi bagi banyak orang. Akan tetapi hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan jika minuman tersebut dicampur dengan gula.

Karena hal ini bisa menyebabkan gangguan hormon di tubuh. Setelah mengonsumsinya, Anda akan merasa lapar, moody, dan mungkin malah menginginkan lebih banyak gula.

Konsumsi lebih banyak air putih di pagi hari akan lebih baik untuk tubuh kita, selain bisa menghidrasi tubuh, konsumsi air putih juga sangat baik untuk kesehatan.

 

Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari di pagi hari, walau terlihat sepele, jika dilakukan terus-menerus akan sangat berdampak untuk kesehatan Anda. Semoga bermanfaat!

 

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close