DaerahPendidikan

Sekolah Alam Duri Gelar Workshop Parenting

Dalam membangun keselarasan anak dan orang tua agar menjadi Kece, Forum Orang Tua Siswa ( FOSI) Sekolah Alam duri kabupaten Bengkalis kembali mentaja program tahunan yakni sebuah workshop Parenting orang tua siswa, yang digelar selama dua hari Sabtu-Minggu (1 -2 April 2017).

Dengan menghadirkan tiga Pemateri, Guntur Gantara ST. MMT Praktisi Talent Mapping dan Ustadz Hatta Syamsudin LC, MHI dengan Istrinya HJ. Vida Rabi’ah Founder LSM KPPA Benih Yogyakarta, pemateri pertama Guntur Gantara mengajak peserta melakukan refleksi betapa besar amanah orang tua dalam mendidik anak. “Engkau tidak akan pernah lelah karena cinta, maka cintailah setiap kelelahanmu. Orang yang mencintai dengan hati, tidak akan mudah menyerah hanya lantaran lelah. Jika kita sungguh mencintai anak kita, maka lelah itu tak mudah hadir, dan kalau lelah hadir, maka lelah segera menyingkir”.

Kegiatan workshop berad Aula Kampus Amik Mitra Gama duri, Sebanyak kurang lebih 250 orangtua siswa menghadiri seminar parenting, salah satunya Suriyoso . ia terlihat cukup antusias saat mengikuti seminar parenting dengan tema “ membangun keselarasan anak dan orang tua agar menjadi kece”. Salah satu orang tua siswa ini, mencatat beberapa poin yang ia anggap penting saat narasumber memaparkan materinya di hadapan ratusan orangtua siswa ini.

Sebagai orangtua siswa, Suriyoso mengaku sangat senang bisa mengikuti seminar parenting yang digelar FOSI Sekolah Alam Duri. Bagi dia, seminar parenting ini memberikan manfaat bagi para orangtua dalam mendidik anak-anaknya itu.

“Saya mengetahui prospek sekolah ini sangat bagus mempunyai tujuan untuk pengembangan akhlak anak didiknya dan ini sangat baik. Dengan adanya seminar ini, menurut saya ini tahapan yang sangat bagus, sehingga orangtua juga jadi paham cara mendidik anak,” papar Suriyoso kepada salah satu wartawan kami.

Selain tema yang diangkat sangat bagus, kata Rahmat, pihak sekolah juga menghadirkan pemateri yang cukup berkompeten di bidangnya. Sehingga para orangtua siswa ini bisa memahami betul apa yang perlu ditingkatkan dalam hal mendidik anak-anaknya.

“Kalau kita tidak belajar dalam pola perkembangan anak kepada salah satu praktisi yang ahlinya, mungkin kita tidak mengenal mengenai karakter yang harus kita arahkan ke anak itu seperti apa,” ucapnya.

Acara seminar yang memberikan nilai edukasi bagi orangtua siswa ini, rupanya disambut baik oleh ratusan orangtua siswa yang hadir pada saat itu. Bahkan saat sesi tanya jawab berlangsung, tak sedikit orangtua ini menanyakan banyak hal mengenai tema yang diangkatnya ini.

Satu hal yang sangat positif yang harus dikembangkan oleh setiap sekolah. Apalagi bagi sekolah Alam yang merupakan sekolah berbasis belajar bersama Alam dan pengembangan karakter anak di Duri, diharapkan membantu orangtua memahami betul apa yang harus mereka lakukan untuk mendidik anak-anaknya ini.

“Dengan adanya acara seperti ini, kita jadi mengetahui, cara mendidik anak, cara pendekatan kita (orangtua) ke anak, mengetahui cara tahapan-tahapan dalam mendidik anak ke depannya itu seperti apa, serta menerapkan ilmu dari sang pemateri,” imbuhnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh ketua Yayasan Sekolah Alam duri, Husni Muslim mengaku sangat terbantu dengan adanya seminar parenting yang digelar oleh FOSI. Kata dia, sebagai peran orangtua, ia merasa dicerahkan dan diberi ilmu untuk mendidik anak-anaknya supaya menjadi anak yang berakhlak.

“tadi pak Guntur (pemateri) menyampaikan peran serta orangtua untuk mendidik anak. Yang pertama membangun generasi bangsa yang akan datang yang lebih cerah lagi, dan materi yang disampaikan bertujuan agar membantu orang tua mengenal bakat anak sesuai fitrahNya, ” ucapnya.

Dengan diselenggarakannya Workshop Parenting diharapkan orangtua dapat mengetahui tahapan perkembangan anak, karakteristik anak sesuai dengan periodenya, terampil menerapkan disiplin positif dan mampu memodifikasi perilaku anak sehingga terjadi keselarasan antara pendidikan di rumah maupun di sekolah serta keselarasan antara kerjasama antar orangtua siswa. (Olik)

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close