DaerahPekanbaruPendidikan

Pernyataan Sikap Keluarga Mahasiswa (Kemah) UIN Suska

Wajahriau.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau sebagai lembaga Pendidikan Tinggi merupakan lembaga pencipta SDM yang akan dipersiapkan sebagai generasi penerus yang mumpuni dan siap saing dalam persaingan global serta insan yang akan memberikan abdi bagi nusa dan bangsa.

Namun pada perjalanannya, Kampus Madani berjalan seolah berpaling dari kenyataan. Yang pada harapannya disini (UIN Suska Riau) dititip generasi terbaik bangsa, demi cita mulia, UIN Suska Riau Madani terkemuka ditingkat dunia. Pada kenyataannya, jalan yang ditempuh bertolak belakang dengan keadaan yang sebenarnya.

Hilangnya kebebasan mimbar akademis, pembangunan yang nyaris berantakan dan tinggal puing setengah jadi yang kini tumbuh subur tanaman dibangunannya, sebagian bangunan terlihat mewah dari pandangan dan pada sebagian lain mangkrak tanpa ada kejelasan.

Berlanjut pada begitu banyaknya problem transparansi anggaran dan keuangan, tak ada perubahan namun seringkali dana sudah habis mereka sampaikan. Jangan lagi kaji persolanan akademik, pemberitaan simpang siur tak berkepastian.

Lanjut lagi menyoal pembungkaman mahasiswa yang lantang menyuarakan haknya, Dan banyak hal yang menjadi klimaks problematika yang terjadi, harapan kampus madani, terakreditasi, world class university, tinggallah sebuah janji suci.

Waktu terus bergulir, masa kian berlalu, namun tak ada juga sinar bakal menunjukkan cahaya, seakan kampus UIN Suska seolah berada di kegelapan dan nyaman dengan semua potret hitam. Dugaan kasus demi kasus menjadi frame kampus ini, Dari kasus kebijakan kontroversi hingga kasus Korupsi kolusi nepotisme.

Tidak tanggung-tanggung, semua pembangunan yang dalam pengerjaan dinyatakan mangkrak, korupsi menjadi dugaan kuat problematika itu, sebut saja temuan BPK yang sudah tidak ada lagi rimbanya kini. Bukan hanya soal dugaan korupsi pembangunan dan tak adanya transparansi keuangan, hingga cerobohnya birokrasi kampus ketahuan diduga bermain api dalam manipulasi pengadaan alat rumah sakit yang jumlahnya milyaran, rumah sakitnya tak ada, tender dan administrasi terpaksa bermuka dua sebab ketahuan publik.

Setelah sekian lama problem ini tak juga menemukan hal yang solutif, kepentingan dan kekuasaan pimpinan telah merusak tatanan kampus UIN Suska Riau, hilang harmonisasi, semua saling benci, namun pimpinan tak pernah sadar diri. Dengan tidak adanya akhir dari semua problema ini, kami sampiakan tidak ada tempat buat koruptor di UIN Suska Riau.

Maka dari itu kami Keluarga Mahasiswa UIN Suska Riau dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut.

PERNYATAAN SIKAP

  1. Meminta Kejati Riau untuk segera memanggil dan memeriksa Rektor UIN Suska Riau bersama oknum pejabat-pejabat lainnya terkait dugaan kasus Korupsi dan maladministrasi di UIN Suska Riau.
  2. Mendesak Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Akhmad Mujahidin, MA. Untuk mengundurkan diri dari jabatannya karena diduga dinilai lalai dalam menjalankan tugas serta gagal dalam menjalankan amanah serta telah diduga mencoreng nama baik UIN Suska Riau dengan dugaan kasus Korupsi dan kebijakan yang banyak menyalahi aturan.
  3. Mendesak Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera mengambil sikap dalam dugaan kasus Korupsi yang terjadi di UIN Suska Riau serta tidak tebang pilih melaksakan penerapan hukum dan apabila terbukti agar segera menghukum oknum-oknum terkait.

Demikian Pernyataan Sikap Ini kami sampaikan agar dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelesaian kasus Dugaan KKN yang ada di kampus UIN Suska riau.

Jika dalam 3 hari ke depan belum ada langkah lanjutan dari Kejati Riau, maka kami akan melanjutkan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.(Rls)

Editor: Fadlil

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close