BalapOlahraga

Penyesalan Valentino Rossi Di MotoGP San Marino

Wajahriau.com –Valentino Rossi hampir saja meraih podium ketiga di balapan MotoGP San Marino. The Doctor harus gigit jari karena disalip Joan Mir di lap akhir.

Rossi memulai balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Marco Simoncelli, Misano, Minggu (13/9/2020) malam WIB, dengan baik. Start di urutan keempat, rider tim Monster Energy Yamaha itu melesat ke urutan kedua di belakang Franco Morbidelli.

Selama hampir sepanjang balapan, Rossi berada di posisi kedua. Di saat race menyisakan enam lap, juara dunia sembilan kali itu disalip Francesco Bragnaia dan turun ke urutan ketiga.

Berusaha Mempertahankan Posisi Podium

Valentino Rossi berusaha mempertahankan posisi podiumnya hingga memasuki lap akhir. Di saat balapan hanya menyisakan 2 km lagi, rider 41 tahun itu justru disalip Joan Mir yang akhirnya merebut podium ketiga, sekaligus memaksa Rossi finis di urutan keempat MotoGP San Marino.

Kegagalan Rossi meraih podium kali ini cukup disesalinya, mengingat The Doctor kembali gagal menggenapi podium ke-200 kali sepanjang kariernya di Moto GP. Meski demikian, dia tetap senang dengan balapan yang dijalaninya kali ini.

“Saya membuat kesalahan kecil dan Mir sangat kuat pada momen itu, dia mencatatkan waktu balapan yang baik di akhir-akhir race. Pada akhirnya dia bisa menyalip saya, yang mana sungguh disesalkan karena balapan hanya tinggal 2 km lagi,” kata Rossi, dilansir dari laman resmi tim Monster Energy Yamaha.

“Namun, ini tetap menjadi akhir pekan yang baik dan balapan yang bagus buat saya. Saya menggeber motor dengan baik dan selalu kuat,” sambungnya.

Selama balapan saya sedikit bermasalah dengan bagian depan dan belakang. Franco lebih baik dari saya dan dia bisa memperlebar jarak”.

“Saya rasa kami bisa meningkatkan tiga atau empat hal untuk pekan depan, ketika kami mendapatkan kesempatan lagi. Ini membuat saya semakin senang, karena kami bisa mencobanya lagi,” tutur Valentino Rossi soal hasil yang diraihnya di MotoGP San Marino.

Editor: Daus

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close