Riau

Pemprov Riau Minta Bantu Pusat Tangani Karhutla

Titik panas mulau bermunculan di Provinsi Riau, untuk dapat mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Provinsi Riau meminta bantuan Pemerintah Pusat untuk menjalankan operasi hujan buatan.

“TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) akan sangat potensial sekali untuk menekan karhutla di Provinsi Riau” terang Edwar Sanger, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Rabu (01/07/2020).

Permintaan bantuan ini diajukan ke Pemerintah Pusat karena pemerintah daerah tidak punya cukup dana untuk melaksanakan teknologi ini.

“Kita melakukan TMC mumpung awan – awan potensial masih ada” katanya.

Menurut Edwar, operasi hujan buatan akan memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga mencangkup upaya pemadaman kebakaran dari darat dan udara.

Menurut data BMKG, ada 16 titik panas yang terdeteksi di wilayah Riau. Tersebar di Indragiri Hilir (8), Pelalawan (2), Siak (2), serta satu titik di Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kota Pekanbaru.

Badan Restorasi Gambut menginformasikan bahwa tinggi permukaan air di lahan gambut Provinsi Riau menurun hingga 40 cm. Ketika lahan gambut mengering maka resiko akan mudah terbakar, dan ketika sudah terbakar maka akan sulit dipadamkan.

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close