DaerahHukrimIndragiri HuluRiau

Kejati Riau Telah Kirim Hasil Pemeriksaan Terhadap Oknum Kejari Inhu Kepada Kejaksaan Agung

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melalui Bidang Pengawasan dan Bidang Intelijen akhirnya telah menyelesaikan pemeriksaan terkait dugaan pemerasan oleh oknum Kejaksaan Negeri Inhu terhadap 64 Kepala SMP di Kabupaten Inhu.

“Sudah dikirim ke Kejakasaan Agung. Tinggal menunggu petunjuk pimpinan” kata Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto, Minggu (02/08/2020).

Raharjo mengatakan, dalam perkara itu, pihaknya meminta keterangan seluruh pihak terkait, baik dari dalam maupun luar kejaksaan.

“Kami sudah klarifikasi dan periksa puluhan pihak terkait. Ada Kepala Sekolah, dari pihak dina (Dinas Pendidikan), Inspektorat, dan internal Kejari Inhu” ungkapnya.

Sebelum memasuki tahap inspeksi kasus, proses klarifikasi juga telah dilakukan. Sehingga saat ini, hasil inspeksi kasus tersebut telah selesai, yang kemudian diserahkan ke Kejaksaan Agung.

Kasus ini mencuat kala puluhan Kepala Sekolah jenjang SMP di Inhu tiba – tiba menyatakan mengundurkan diri. Hal itu diduga karena adanya pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum setempat terkait pengelolaan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

Raharjo juga mengatakan telah menyambangi Kabupaten Inhu. Di sana, dia bertemu dengan puluhan Kepala Sekolah dan perwakilan Dinas Pendidikan Inhu.

“Saya sudah datang ke sana. Ngajak guru – guru untuk tidak takut lagi, dan kembali bekerja. Alhamdulillah, mereka mau” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 64 Kepala SMP di Kabupaten Inhu mengajukan pengunduran diri ke Bupati Inhu, karena meresa diperas oleh oknum tertentu sehingga mengganggu proses kinerja Kepala Sekolah tersebut.

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close