BengkalisHukrimRiau

Dakwaan Tidak Terpenuhi, Jaksa KPK Nyatakan Banding Vonis 6 Tahun Amril Mukminin

Kemarin, sidang putusan terhadap kasus tindak pidana korupsi proyek jalan Duri-Sei Pakning yang melibatkan mantan Bupati bengkalis Amril Mukminin berlansung secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (9/11).

Pada sidang itu Hakim yang diketuai Lilin Herlina SH. Menyatakan bahwa Amril Mukminin telah terbukti secara sah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, maka sesuai dengan aturan dan tuntutan yang telah di ajukan oleh jaksa, terdakwa Amril Mukminin dikenakan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp 500 juta rupiah termasuk pencabutan hak-hak politik Amril untuk tidak dipilih selama 3 tahun.

” Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 500 juta subsider 6 bulan. Selain hukuman pidana penjara, terdakwa juga dihukum untuk tidak dipilih selama 3 tahun,” tegas Lilin dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Kendati demikian, terkait vonis hukuman yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, Jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menyatakan banding karena menurut jaksa KPK ada beberapa dakwaan jaksa penuntut yang tidak dikabulkan hakim.

” Mengingat adanya dakwaan kami yang tidak terpenuhi unsurnya oleh majelis hakim. “Kita manyatakan banding ya mulia,” ucap jaksa KPK, Takdir Suhan.

Sebelumnya sempat juga beredar kabar bahwa pada persidangan ini istri Amril, Kasmarni, yang saat ini merupakan salah satu calon Bupati Bengkalis akan dinyatakan hadir, namun dari pantauan, kami tidak melihat adanya sosok Kasmarni Saat sidang putusan perkara Korupsi Suaminya berlansung hingga selesai.

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close