Mantan Bupati H.Adil Divonis 9 Tahun, Dr.Elviriadi, Pejabat Lain Sedang Kita Dalami dan Segera ke KPK

Senin, 08 Januari 2024

Daerah443 Dilihat

Wajahriau.com, ROHIL | Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru memvonis Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil 9 tahun penjara, Kamis (21/12/2023). M Adil terbukti bersalah melakukan tiga perkara tindak pidana korupsi.

“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Muhammad Adil dengan penjara selama 9 tahun, dipotong masa tahanan yang sudah dijalani,” ujar majelis hakim yang diketuai M Arif Nuryanta, didampingi hakim anggota Salomo Ginting, dan Adrian HB Hutagalung, Kamis (21/12/2023).

Hakim juga mempertimbangkan hal yang memberatkan terdakwa yakni tidak mendukung pemerintah dalam pemerintahan bersih dari korupsi dan memberantas tindak pidana korupsi serta terdakwa belum mengembalikan uang yang dikorupsi.

Menyikapi kasus tersebut, tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti Dr.Elviriadi turut prihatin. “Ya, sebagai putra Meranti tentu kita prihatin lah. Tapi ini catatan bagi masyarakat khususnya pejabat di pemkab Meranti, ” ucapnya.

Elviriadi mengatakan setiap kepala daerah harus mengetahui sejarah Kab Meranti adalah tanah jantan yang penuh perlawanan. “Ade Bangkong Tecacak ditengah jalan dekat kolam camat. Ada pembumi hangusan kota selatpanjang. Ada aruk massa konflik horizontal berdarah secara berkala. Dan terbaru aksi menduduki kantor Bupati, diikuti Jahit Mulut di depan DPRD Riau. Ini semua warning bagi pejabat dan calon pemimpim disane” imbuhnya.

Pengurus Pusat Muhammadiyah itu berjanji akan memantau dan mendalami pejabat yang menodai Meranti dengan praktek korupsi. “Asal tau aje mike. Hari kamis dah ngambou ye. Tolong layani orang orang miskin nak berurusan. Payah nyeberang ke Selatpanjang. Saya dah dapat beberapa catatan. Akan sy monitor terus dan koordinasi KPK” ketus alumni SD Paibon dan SMP 1 Selatpanjang

Aaacch payah. Dah lah mantan Bupati Pak Adil nie nak membela rakyat. Lah keneee pulak. Pokok Getah pun dah tak bisa di toreh. Untung ade Tembakol tepi jambat Banto mata tecegel ngintai budak ngambou ke pekanbaru Batam kantor kosong. Kepunan temakol kantou kosooooonggglaaah” pungkas peneliti ikan buntal yang istiqamah gundul demi hutan bakau.**

 

Laporan : Elvi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *