Waspada! Materai Illegal Kini Kembali Beredar

Materai illegal kini kembali marak beredar, hal ini disampaikan oleh Kasubdit Administrasi dan Informasi Penerimaan DJP Kemenkeu, Samingun. Ia menyampaikan ada ciri-ciri utama dari materai illegal ini bisa dilihat dari harga yang ditawarkan.

Pada umumnya, jika materai bernilai 3000 seharusnya minimal dijual dengan harga Rp3 ribu. Sementara meterai bernominal enam ribu bernilai minimal Rp6 ribu.

“Jadi kalau di bawah nominal itu, patut diduga illegal.” ungkap Samingun, Selasa (28/11).

Dikutip dari Riauone.com, Pos Indonesia juga menerima penjualan dalam jumlah banyak kepada beberapa instansi. Namun, mereka tetap menjual minimal sesuai nominal atau diatas harga nominal. Artinya, mereka tidak menjual dibawah harga meterai.

Lebih lanjut Samingun menjelaskan, beberapa daerah yang masih terdeteksi menjual meterai ilegal, yakni Jakarta dan Cibinong.

Dari sisi penerimaan terhadap negara, bea meterai ditargetkan dapat mencapai sekitar Rp5 triliun. Menurut Samingun, jumlahnya terus ditargetkan naik dan tidak boleh dibawah pertumbuhan ekonomi.

“Kalau dibawah pertumbuhan ekonomi itu ada something.” imbuhnya.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama