Terkait Kasus Suap Impor Bawang Putih Mantan Anggota Dewan Fraksi PDIP, KPK Panggil Sekjen DPR RI Indra Iskandar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Sekjen DPR RI Indra Iskandar sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap pengurusan izin impor bawang putih Tahun 2019. Indra dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra (IYD) pada hari ini, Jumat,(15/11).

“Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IYD,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta.

Diketahui, Nyoman Dhamantra merupakan tersangka penerima suap bersama Mirawati Basri orang kepercayaannya dan Elviyanto dari pihak swasta. Nyoman Dhamantra pernah mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,  Namun Hakim Tunggal Krisnugroho dalam putusannya pada Selasa (12/11) yang lalu menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Nyoman Dhamantra tersebut.

Hakim meneguhkan putusan KPK atas status tersangka Dhamantra terkait kasus suap impor bawang putih, dinilai sah.

“Mengadili dalam pokok perkara menolak permohonan praperadilan yang diajukan pemohon, seluruhnya,” kata Hakim PN Jaksel Krisnugroho, Selasa, (12/11), kemarin.

Dalam kasus dugaan suap impor bawang putih ini ada enam orang yang ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka, yaitu CSU alias Afung (Chandry Suanda) pemilik PT Cahaya Sakti Agro, DDW (Doddy Wahyudi) pihak swasta, dan ZFK (Zulfikar) dari unsur swasta.

Sementara tersangka penerima suap adalah INY (I Nyoman Dhamantra) yang juga anggota DPR 2014-2019, MBS (Mirawati Basri) orang kepercayaan Dhamantra, dan ELV (Elviyanto) pihak swasta.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama