Pelaku Mutilasi di Bengkalis di Vonis Hukuman Mati

Tiga terdakwa pelaku pembunuhan disertai mutilasi kepada korban Bayu Santoso (27) di salah satu ruko di Jalan Riau, Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis divonis berbeda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis, Rabu (22/11/2017).

Dikutip dari Goriau.com, Terdakwa Andrean alias Gondrong (29) divonis dengan pidana penjara seumur hidup. Andrean terbukti secara sah merencanakan pembunuhan serta melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dengan. Mendengar vonis itu terdakwa langsung berkonsultasi kepada penasehat hukum Windrayanto dan menyatakan banding.

Selanjutnya terdakwa Ali Akbar alias Barok (25) divonis hakim 20 tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah karena turut membantu perbuatan pembunuhan dengan memegang korban.

Sementara pelaku utama Herianto (28) tertunduk dan tidak bisa berbicara setelah divonis hakim dengan hukuman mati. Perbuatan Herianto menghilangkan nyawa Bayu Santoso sangat keji dengan memotong-motong tubuh korban. Atas vonis mati ini terdakwa menyatakan banding.

“Mohon maaf majelis, karena terdakwa tidak bisa berbicara (shok) atas putusan, terdakwa menyatakan banding.” ungkap penasehat hukum Windrayanto.

Keluarga korban menyaksikan sidang mengaku puas. Mereka menganggap putusan hakim sangat adil.”Puas, putusan hakim sangat adil.” ungkap Juliana kakak kandung korban Bayu Santoso.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama