MIRIS! Mengajar di SMPN 6 Desa Pangkalan Indarung Kuansing Diupah Rp100 Ribu Perbulan

Unggahan foto yang viral di dinding facebook Ari Irawan sejak 6 September 2017 lalu, Melalui goresan tinta spidol, dilembaran sebuah karton, dua orang pelajar SMP kelas jauh asal Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi,  menyampaikan suara hatinya, mereka menuntut untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sama halnya dengan pelajar lainnya yang ada di Kuansing.

Pesan yang dituliskan pada karton yang dipegang dua orang siswi tersebut berisikan, “Setiap pagi kami datang ke sekolah tapi kami tidak belajar, guru kami diputuskan kontrak kerja. Malang nasib kami tidak bisa merasakan pendidikan yang baik. Kami tau Desa kami terpencil tapi kami memiliki hak yang sama sebagai putra dan putri bangsa ini.”

Pesan simpatik terhadap pendidikan di sekolah mereka juga tertulis #Save pendidikan SMPN 6 Singingi, Desa Pangkalan Indarung, Kuansing.

Pada akun pengunggah foto  juga menulis komentar, “disatu sisi kami ingin bertahan, dan disisi lain kami ingin menyerah. Mengajar dengan gaji 100 ribu perbulan” ulasnya.

Diketahui, pelajar SMP Pangkalan Indarung ini ternyata hanya dididik oleh guru sukarelawan yang berlatarbelakang berpendidikan S1 dan beberapa guru komite, karena guru PNS sangat terbatas dan Guru Honor daerah sudah diberhentikan.

Terkait hal ini Pihak SMPN 6 Singingi Desa Pangkalan Indarung Kuansing belum bisa dikonfirmasi. Termasuk Disdik Kuansing juga belum berhasil dimintai konfirmasi.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama