Minta Tebusan Rp14 Miliar, Oknum Polres Jakarta Timur Culik Warga Negara Asal Inggris

Entah apa yang melatarbelakangi 4 orang oknum polisi bersama dua orang lainnya yang nekad melakukan penculikan dan pemerasan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris, Matthew Simon Craib.

Bukannya menjadi sosok yang mengayomi dan melindungi rakyat, oknum polisi ini malah mencoreng nama baik kepolisian Negara Republik Indonesia dengan melakukan tindak kriminal penculikan serta pemerasan senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14 miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Agro Yudoyono, menjelaskan bahwa kejadian penculikan ini didalangi oleh Giovani selaku rekan kerja Matthew (korban) bersama kekasihnya Nola Aprilia yang merencanakan aksi penculikan ini. Kemudian Nola juga mengajak temannya yang seorang oknum Polisi anggota Siber Bareskrim Polri bernama Bripda Julia Buta Bangapadang untuk membantunya.

“Jadi mereka saling kerja sama. Julia juga dibantu oleh beberapa anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Timur Bripda Nugroho Putro Utomo, Briptu Herodotus, dan Bripda Sandika Bayu,” tutur Argo saat dikonfirmasi, Senin (4/10).

Dalam peristiwa ini, Julia berperan untuk membuntuti dan melaporkan posisi keberadaan Matthew (korban). Sedangkan teman polisi lainnya yaitu Nugroho, Herodotus, dan Sandika berperan untuk mencegat mobil Matthew di Tol Lingkar Luar.

“Usai dicegat, keempatnya menggeledah korban dengan dalih ada pemeriksaan. Kemudian diketahui bahwa korban diculik oleh orang yang tidak dikenal dan melibatkan oknum anggota Polri dengan meminta tembusan sebesar USD1 juta,” ujar Argo lagi.

Berdasarkan keterangan Polisi, para pelaku juga meminta uang tunai dan memerintahkan korban untuk menghubungi bosnya supaya meminta tebusan.

“Kemudian pelaku meminta uang tunai dan menyuruh korban menghubungi saudara PITT untuk meminta uang tebusan. Korban hanya bisa menyerahkan 400.000 dolar AS, namun setelah terjadi negosiasi diperoleh sejumlah 900.000 dolar AS,” lanjut Argo.

Pelaku dan korban yang tidak bisa berbuat apa-apa akhirnya bergeser ke daerah Kemayoran untuk menukar uang tebusan tersebut ke mata uang rupiah. Setelah kejadian, Matthew langsung melapor kepada polisi.  Dan tak lama kemudian, keempat pelaku tersebut berhasil dengan cepat diringkus oleh Polisi di sekitaran Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama