Imbas Disahkannya Undang-Undang Terbaru, Satu-Persatu Anggota KPK Tampak Mengundurkan Diri

Disahkannya Undang-undang KPK terbaru yang disinyalir berpotensi melemahkan lembaga KPK ini, kini berimbas banyak kepada hal-hal yang sangat substantif di lembaga KPK. Hal ini mulai tampak jelas dengan adanya anggota KPK yang satu persatu mulai mengundurkan diri dari lembaga anti rasuah itu. Tsani Annafari misalnya, ia resmi memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Ia tak lagi aktif sebagai penasihat KPK dimulai per-1 Desember 2019.

“SK-nya sudah ditandatangani efektif per 1 Desember,” ucap Tsani kepada Wartawan, Kamis (28/11).

Mundurnya Tsani dari jabatannya selaku dewan penasihat KPK adalah sebagai respons atas revisi Undang-Undang KPK serta proses pemilihan pimpinan KPK baru.

Ya mungkin kalau kamu kait-kaitkan ada aja (soal dinamika UU KPK), tapi intinya kita sesuai komitmen. Kemarin mengajukan pengunduran diri dan sudah saya lakukan dan ini hanya tanggal eksekusinya saja,” ucap Tsani.

Selain Tsani, masih ada 2 penasihat lagi di lembaga KPK, yaitu Budi Santoso dan Sarwono Sutikno. Tsani mengatakan kalau untuk ke 2 penasihat KPK lainnya dia tidak tau pasti apakah akan mengikuti jalan sama seperti yang dipilihnya, namun bukan berarti tidak mungkin bahwasanya ke 2 rekannya itu akan mengambil langkah sama dengannya.

“Kalau yang lain mungkin nanti tanggal 20 (Desember 2019) ya, saya tidak tahu persisnya,” ucap Tsani.

Tanggal 20 Desember 2019 yang dimaksud Tsani adalah selesainya masa tugas pimpinan KPK periode 2015-2019 untuk digantikan pimpinan KPK periode 2019-2023, yaitu Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama