Gubernur Riau Pastikan PT RAKA (Riau Agung Karya Abadi) Disegel

PT RAKA (Riau Agung Karya Abadi) akhir-akhir ini sering menjadi sorotan karena diketahui masih beroperasi di kawasan Tahura.
Menyikapi hal ini Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar menegaskan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan akan di tindak tegas tanpa terkecuali.  Begitu juga dengan PT Riau Agung Karya Abadi (RAKA).

“Pasti itu akan dilakukan (penyegelan). Kami sudah komit dengan pak Kapolda, pokoknya kita go head semuanya,” kata Gubri, ketika ditemui Kamis, (2/1).

Forum Mahasiswa Peduli Hutan Riau (FMPHR) sebelumnya pernah menuding bahwa ada sikap tebang pilih dari satuan tim satgas kebun ilegal bentukan Gubernur Riau terkait penanganan mengenai permasalahan ini. Namun Orang nomor satu di Riau ini pun mengklarifikasi bahwa permasalahan ini belum diproses sepenuhnya dikarnakan keterbatasan jumlah penyidik Polda Riau yang bergabung dalam bagian tim satgas kebun ilegal.

“Namanya penyidik terbatas tak mungkin semuanya bisa dituntaskan. Jadi itulah yang menjadi persoalan. Kan dalam satu tahun ini tidak mungkin tuntas semua. Inikan masih berjalan. Begini saya beri tahu, penyidik yang ada di Polda inikan jumlahnya sedikit. Kan tidak mungkin semua sekaligus diselesaikan,” ujar Gubri.

Menurut H Syamsuar, ia memaklumi adanya kritikan dari berbagai elemen masyarakat yang mempertanyakan mengapa PT RAKA masih saja beroperasi di kawasan Tahura yang notabene nya adalah kawasan yang dilarang. Gubri menjelaskan bahwa ia akan berkoreolasi bersama tim penyidik dari Kapolda Riau agar secepatnya menuntaskan permasalahan yang disebabkan oleh PT RAKA.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama