Ditargetkan Rp81,1 Miliar, PAD Kepulauan Meranti Sudah Capai 52,77 Persen

Tahun ini, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepulauan Meranti menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp81.160.000.000. Hingga September 2018, capaiannya telah berada di angka Rp42.825.002.197.15 atau 52,77 persen.Angka itu ditargetkan dari 4 sektor diantaranya Pajak Daerah Rp12.910.000.000, retribusi daerah Rp3.275.000.000, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp22.000.000.000, dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp42.975.000.000.

“Sisa target Rp38,3 persen,” kata Ery Suhairi, Kepala BPPRD Kepulauan Meranti.Kata Ery Suhairi lagi, untuk di sektor pajak saja, ada 10 item yang digenjot dari. Diantaranya hotel, restoran, reklame, Penerang jalan PLN, Penerang jalan non PLN, air bawah tanah, sarang burung walet, mineral bukan batuan dan logam, bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan, serta BPHTB.

“Target Rp12,9 miliar. Sudah 65 persen,” kata Ery Suhairi, Kamis (13/9/2018).Sebelumnya, saat acara sosialisasi pajak dan retribusi daerah bagi wajib pajak dan wajib retribusi daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekda Yulian Norwis berpesan bahwa saat ini daerah tak bisa lagi berharap penuh dari pemerintah pusat. Yulian Norwis meminta dinas terkait untuk memaksimalkan pendapatan lain yang bisa digarap sesuai perundang-undangan.

“DBH tiap tahun berkurang. Kedepan sektor pajak yang telah ditetapkan harus diterapkan. Mengingat kita butuh sumber dana sangat besar untuk pembangunan,” pesan Yulian Norwis.

 

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama