Diperkirakan ‘Simpan’ 100 Lebih Spesies Anggrek, Hutan Lindung Sentajo Raya Kuansing Sungguh Luar Biasa

Hutan lindung di Kuantan Singingi (Kuansing) khususnya hutan lindung Sentajo Raya diperkirakan menyimpan lebih 100 jenis anggrek. Angrek-angrek ini mulai terancam karena banyaknya konsversi hutan menjadi perkebunan.

Pebra Heriansyah, Pembina Komunitas Pecinta Anggrek Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) mengatakan, Kuansing memiliki kekayaan anggrek yang melimpah. Ia memperkirakan lebih dari 100 spesies anggrek yang hidup di hutan Kuansing.

“Namun, keberadaan anggrek terancam seiring konversi hutan menjadi lahan perkebunan. Anggrek akan terkubur di bawah pelepah sawit,” ujar Pebra.

Karenanya, Uniks yang memiliki komunitas pecinta anggrek berusaha melakukan inventaris angrek yang ada di Kuansing. Dan saat ini tim sedang menginventarisir anggrek di Hutan Lindung Sentajo Raya.

Dan Sabtu (14/7/2018), komunitas pecinta anggrek menjelajah hutan lindung Sentajo Raya dengan membawa 16 mahasiswa, menemukan 4 jenis anggrek.

Menurut Khairul Aridho, Ketua Pelaksana Jelajah Anggrek menyatakan ada empat jenis anggrek yang berhasil diinventarisir di lokasi ini yakni, anggrek tebu (gramatofhilum, sp), anggrek bulbofhilum medusa, anggrek merpati dan anggrek terestial dari jenis calante.

“Keempat anggrek ini sudah terancam keberadaannya di Kuansing. Hanya hutan lindung inilah habitat yang terasisa untuk mereka,” ujar Khairul.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama