Buya Gazali : Pengurangan 10 Cabor PON 2020, Jangan Sampai Jatuhkan Mental Atlet

Wakil Ketua Komite lll DPD RI Muhammad Gazali berharap penghapusan 10 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua dapat dikaji ulang dan dicarikan solusinya.

“Kami berharap pemerintah bisa mencari solusi. Jangan sampai menjatuhkan mental atlet yang cabang olahraganya dibatalkan,” ujar senator dari Provinsi Riau ini.

Hal ini disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat Umum membahas inventarisasi materi ‘Penyusunan RUU tentang perubahan UU No.3 th 2005 tentang sistem Keolahragaan Nasional (KSN) di Gedung DPD RI, Jakarta (14/1) pekan lalu.

Penghapusan 10 cabang olaharaga tersebut karena ketidaksiapan sarana dan prasarana venue atau lapangan pertandingan. Adapun cabor yang akan ditiadakan dalam PON 2020 adalah Tenis Meja, Balap Sepeda, Pentaque, Dansa, Woodball, Gateball, Golf, Bridge, Soft Tenis, dan Ski Air.

“Jika alasan venue belum siap, cabor tersebut masih tetap bisa dipertandingkan meski tempatnya bukan di Papua. Mungkin ada beberapa paying hukum yang disesuaikan,” ungkap pria yang akrab disapa Buya Gazali ini.

“Dengan demikian, tidak ada atlet yang merasa sia-sia dalam proses latihan selama ini,” pungkasnya.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama