Bisnis Prostitusi Di Dumai Terus Tumbuh Subur Seperti Dipupuk

Prostitusi di kota dumai semakin memprihatinkan para Pekerja Seks Komersial (PSK) Di kota pelabuhan ini semakin menjamur. Berbagai kedok mereka lakukan untuk melancarkan bisnis “lendir” tersebut.

Apalagi belakangan ini seperti tidak bisa terbendung lagi, bisnis prostitusi di Dumai terus tumbuh subur seperti dipupuk. Para pelaku bisnis lendir diduga telah seolah memiliki jaringan terorganisir, pasalnya sangat jarang terdengar tindakan penertiban oleh aparat, baik dari penegak hukum maupun penegak perda.

Kalangan pemuda menilai bahwa kegiatan prostitusi tidak bisa dibiarkan, karena tentunya sangat tidak sejalan dengan konteks agama maupun budaya Dumai sendiri. menuntut agar kegiatan bisnis “lendir” itu segera ditertibkan. Salah satunya dari KNPI Kota Dumai meminta agar pihak berwenang baik itu dari Satpol-PP sebagai penegak perda maupun dari kepolisian sebagai penegak hukum segera mengambil langkah.

“Apalagi adanya tempat prostitusi di Hotel, ditengah-tengah Kota, harus di tertibkan, jika dibiarkan tentunya akan merusak generasi muda yang ada di Kota Dumai. Jangan sampai kami yang bergerak” tutur Ketua Harian KNPI Kota Dumai, Guspian, Selasa (26/9/2017).

Hal yang sama juga diminta oleh Ketua LAM Dumai, Zainal Effendi yang menyebutkan prostitusi sangatlah bertentangan dengan agama dan adat Melayu. “Ini tidak bisa dibiarkan, kami minta agar pihak berwajib segera lakukan tindakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota  Bambang Wardoyo mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait adanya laporan prostitusi di hotel kelas melati di Jalan Sultan Syarif Kasim.

“Kami akan lakukan tindakan, apalagi memang saat ini, kami juga sedang melakukan kegiatan yustisi penertiban Identitas,” terangnya.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama