Ahok Dan Antasari Azhar Balon Dewan Pengawas KPK, Benarkah?

Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa dewan pengawas (Dewas) KPK akan diambil dari berbagai kalangan, baik yang memiliki unsur hukum dan non hukum. Ia juga mengungkapkan bahwa ada banyak peluang besar bagi para pensiunan penegak hukum yang ingin masuk menjadi Dewas KPK.

“Sangat dimungkinkan, kalau pensiun boleh dong masuk di dalamnya. Tentu yang tidak aktif kan,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/11), kemari.

Dari pernyataan Fadjroel inilah muncul informasi bahwa eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan eks Ketua KPK Antasari Azhar digadang bakal di ikut sertakan untuk menjadi calon Dewan Pengawas KPK.

Presiden Joko Widodo  ketika ditanya oleh wartawan mengenai menyeruaknya isu tersebut hanya mengatakan bahwa saat ini nama-nama Dewas KPK masih dalam proses penggodokan.

“Masih dalam penggodokan. Tetapi kita harapkan yang ada di sana (Dewan Pengawas KPK) memiliki integritas,” kata Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan apakah nama Antasari dan Ahok masuk dalam bursa Dewas KPK, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11).

“Nanti masih bulan Desember, masih digodok di tim internal. Nanti kalau sudah kita sampaikan,” pungkasnya lagi.

Pelantikan Dewas KPK akan dilaksanakan pada Desember 2019. Pembentukan Dewas KPK tercantum dalam UU Nomor 19/2019 tentang KPK atau UU KPK hasil revisi.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama