Achmad: Identitas Melayu, Bukti Kebhinekaan

Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Achmad, M.Si bahwa kita tak perlu takut membawa identitas Melayu ke kancah Nasional, karena itu bagian dari kebhinekaan yang memperkuat identitas bangsa. Hal ini disampaikan saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di hadapan sekitar 300 mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian, Rabu (12/2) di kampus tersebut.

“Contoh yang sudah saya lakukan adalah, ketika rapat di DPR atau hearing dengan mitra, Saya selalu memulai dengan berpantun, sebagai identitas melayu Riau. Sekarang teman-teman, tahu betul tentang Riau, dan menguatkan rasa ke-Indonesiaan” papar Achmad..

“Bahkan jika ada yang ingin berpantun, ada yang minta izin dulu dengan kita. Itu contoh dari identitas yang sekarang sudah terbentuk,” katanya.

Terkait mengapa dianggap perlu disosilisasikannya 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, menurut Achmad, karena keempatnya sebagai dasar berdiri kokohnya bangsa.

“Empat pilar tersebut adalah penyangga berdirinya negara kita ini. Semua warga negara mesti memahaminya, terutama generasi muda. Millenial sekarang rawan terkontaminasi ideologi dari luar. Kita punya Pancasila, yang telah terbukti menyatukan kita” terangya.

Menurutnya, permaslahan-permasalahan bangsa kita saat ini, banyak dipicu lemahnya pengamalan nilai pancasila,seperti penegakan hukum yang tidak adil. Distribusi kesejahteraan yang berkeadilan sosial juga masih terhambat oleh perilaku korupsi.

“Pengamalan nilai agama yang benar, juga akan menguatkan eksistensi Pancasila. Karena sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Di negeri ini, tak ada pertentangan antara agama dan pancasila. Justru nilai agama akan mampu membangun toleransi antar anak bangsa,” tutur politisi partai Demokrat ini.

Acara yang dipandu Zulkifli Mansyur, Dekan Fakultas Hukim UPP itu, turut dihadiri Wakil Rektor I UPP, Rivi Antoni, M.Pd dan Wakil Rektor II UPP, Khairul Fahmi, MT. Antusiame mahasiswa nampak dalam dialog interaktif dengan mantan Bupati Rokan Hulu dua periode tersebut.

Menarik Lainnya Dari penulis yang sama